3 Penyebab Utama Pc/Komputer Sering Restart Sendiri

Sebagai seorang yang tentunya sangat addict dengan internet seperti saya, tentu saja pasti akrab dengan komputer. Sehingga wajar sepertinya kalau kita juga harus juga mengetahui sedikit banyak tentang komputer, termasuk permasalahannya.
Salah satu permasalah yang sering saya hadapi selama ini adalah ketika komputer restart sendiri dengan tiba-tiba, gak ada angin gak ada hujan. Hal ini sangat menjengkelkan, karena tidak jarang kerjaan yang udah hampir kelar dikerjain, tiba2 komputer restart.
Sepengetahuan saya beberapa tahun ini yang lumayan tertarik dengan masalah hardware komputer, ada 3 masalah utama kenapa sebuah komputer restart sendiri, ke 3 masalah itu adalah :

1. Power Supply (PSU )
Power supply merupakan alat pada komputer yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada komponen lain dalam sebuah komputer , pengalaman saya – sebuah power supply standard ( bawaan casing) atau power supply low end yang harganya kisaran 100ribuan. Sangat rentan untuk jebol, ketika tegangan listrik tidak stabil. Sepertinya bukan rahasia umum kalau listrik dimana2 memang kadang-kadang tidak stabil. Walaupun sudah diberi stabilizer ( stabilizer standard ) terkadang masih juga restart sendiri

Cara Recovery Data dengan Get Data Back

Kehilangan data...? Jangan khawatir, saya akan coba memberikan solusi bagi anda yang kehilangan data. Data hilang dapat disebabkan oleh korsleting listrik, penghapusan permanen dengan Shift+Delete, dan format ulang harddisk. Data ini sebenarnya tidak hilang secara permanen karena data masih tersimpan di sector harddisk tapi tidak kelihatan. Dan data ini masih bisa di kembalikan dengan menggunakan program salah satunya adalah Get Data Back. Yang penting harddisk masih dalam kondisi hidup normal.

Get Data Back sendiri ada 2 jenis :1. Get Data Back for FAT32 : yaitu untuk mengembalikan data di partisi FAT32
2. Get Data Back for NTFS : yaitu untuk mengembalikan data di partisi FAT32

Dapatkan Software untuk Mengembalikan Data yang Hilang, Terhapus, Bahkan Terformat!

Seringkali beberapa pengunjung PG bertanya kepada saya tentang cara untukmengembalikan data yang telah hilang, terhapus, bahkan telah terformat. Hari ini saya memberikan jawabannya, namun tidak hanya dalam bentuk jawaban saja..tetapi sekaligus membagikan software full versionnya secara gratis dan legal. Software yang bisa anda gunakan untuk mengembalikan file dan data anda yang telah hilang, terhapus bahkan terformat adalah EaseUS data recovery software. Secara normal, software ini dijual dengan harga $69.95. Namun, sebentar lagi saya akan menunjukkan kepada anda cara untuk bisa mendapatkan EaseUS Data Recovery Software secara gratis dan legal.
EaseUS Data Recovery Software memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
1. Mampu mengembalikan data yang telah terformat.
2. Mampu mengembalikan data yang telah terhapus.
3. Mampu mengembalikan data di partisi yang terhapus atau rusak.
4. Mampu mengembalikan data yang hilang karena software crash, virus, maupun sebab yang tidak diketahui.

Memeriksa Kondisi Hardisk dengan Aplikasi HD Tune - Untuk hardisk yang susah di format

Memeriksa Kondisi Hardisk dengan Aplikasi HD Tune ImageHardisk merupakan komponen yang harus mendapat perhatian lebih pada sistem komputer. Baik atau buruknya kinerja hardisk akan sangat mempengaruhi performance komputer secara keseluruhan.  Dalam artikel ini saya akan men-share tentang cara memeriksa kondisi hardisk komputer menggunakan aplikasi HD Tune Hardisk Utility.  Aplikasi HD Tune dapat Anda download dari situsnya di www.hdtune.com.
Pada aplikasi HD Tune ini terdapat 4 menu utama yang dapat kita gunakan untuk memeriksa kondisi hardisk, yaitu:

Cara Service USB di PC tiba tidak berfungsi/rusak


Mungkin ada sebagian dari komputer/laptop yang tiba-tiba semua port USB nya tidak berfungsi/rusak padahal jika kita colok USB pada port komputer lain tidak jadi masalah.
dan kemungkinan yang terjadi adalah:
- setting bermasalah (Bios, Windows)
- driver bermasalah
- port USB rusak
- rusak secara fisik
cara mengatasinya dapat dilakukan beberapa cara berikut ini :
1. coba colok USB tsb pada Port USB yang lain /pindah-pindah, jika belum berhasil coba colokan ke PC lain, apabila berhasil maka USB kita tidak bermasalah dan kecurigaan 100% kepada PC

2. lakukan sebaliknya, coba colokan USB lain di PC kita (jika ada)/ atau perangkat lain yang menggunakan usb port. dengan asumsi, jika alat yang kita hubungkan terdeteksi, maka port USB tidak bermasalah.

3. cek di settingan BIOS barangkali disable sengaja atau tidak, hal ini bisa saja terjadi perubahan setting dengan tidak kita sadari manakala baterai MotherBoard kita udah soak / lemah.

4. cek di Device Manager, caranya :
- klik start > settings > Control Panels.
- dobel Klik pada icon system,
- setelah terbuka jendela System Properties, klik tab Hardware
- klik tombol Device Manager
- kemudian cek di bagian Universal Serial Bus Controllers, terlihat ada masalah
- tanda tanya pada bagian ini menandakan hardware tidak dikenal atau tidak ada driver
- tanda silang berwarna merah pada bagian ini menandakan disable, maka jika ini terjadi lakukan klik kanan dan pilih
enable
- termasuk dalam hal ini kemungkinan perlu install ulang driver

5. cek pada registry, caranya :
- klik Start > Run
- ketik : regedit kemudian enter
- masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControl…
- pada value Dwords harus bernilai 3(enable), jika bukan 3 maka update dengan 3 lalu close dan restart

6. kemungkinan yang lainnya adalah PC terjangkit Virus, maka harus dibersihkan dari virus dengan menggunakan anti
virus

7. jika mencurigai sebuah software yang baru diinstall sebagai penyebabnya maka coba uninstall dahulu software tersebut. (IT Dallas)

8. Solusi lainnya. Coba colokan USB Anda pada bagian Fort di bagian belakang komputer, apabila Fort USB yang rusak port USB pada bagian depan Komputer.

Semoga bisa membantu ;)

Memperbaiki komputer sering restart bagian 2

Diantara beberapa masalah atau kerusakan yang sering terjadi pada sebuah komputer adalah kondisi dimana komputer sering restart sendiri. Kondisi komputer sering restart ini tentu saja sangat menjengkelkan terutama apabila kita sedang melakukan pekerjaan kemudian secara tiba-tiba komputer restart sendiri sedangkan kita belum sempat menyimpan dokumen atau menyelesaikan pekerjaan tersebut. Menurut pengalaman saya pribadi terdapat beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan komputer sering restart sendiri, diantaranya adalah:

1. Komputer sering restart karena Processor kepanasan
Processor yang kepanasan (overheat) adalah salah satu penyebab utama komputer anda atau sering restart sendiri. Untuk mengecek terjadinya overheat pada Processor dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:
  • Melihat kondisi temperatur pada menu Hardware Monitor di BIOS
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor
  • Mengecek secara manual yaitu dengan membuka casing CPU dan meraba sendiri temperatur pada bagian Pendingin (Cooler) Processor.
Penyebab utama dari Processor yang kepanasan ini juga terdapat beberapa hal:
  • Kondisi kipas angin (fan) yang terdapat pada pendingin Processor yang sudah tidak optimal (misalnya macet karena debu)
  • Menumpuknya debu pada sirip-sirip Pendingin Processor, ini adalah hal yang sering terjadi terutama apabila ruangan tempat penyimpanan komputer berdebu.
  • Sudah keringnya atau bahkan tidak adanya thermal paste yang merekatkan antara Processor dan Pendinginnya.
  • Kondisi ruangan tempat penyimpanan komputer yang memang panas.
Untuk mengatasi komputer sering restart karena Procesor kepanasan (overheat) ini kita bisa melakukan beberapa hal diantaranya:
  • Senantiasa membersihkan debu yang terdapat dalam Casing CPU dan Pendingin Processor. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kuas cat yang bersih dan vacum cleaner kecil.
  • Menggunakan thermal paste sebagai penghubung yang merekatkan bagian Processor dan Pendingin. Untuk thermal paste yang sudah kering sebaiknya diganti.
  • Menyimpan komputer diruangan yang tidak terlalu panas (lebih baik ber-AC). Seandainya terpaksa harus menyimpan komputer di ruangan yang cukup panas, maka sebaiknya lengkapi casing CPU dengan kipas angin tambahan.
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor untuk mengetahui secara dini kondisi overheat pada Processor. Program ini dapat Anda download disini. Screenshootnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

    hardware monitor
2. Komputer sering restart karena Power Supply yang kekurangan daya
Penyebab kedua komputer sering restart adalah kurangnya daya atau sudah tidak optimalnya bagian Power Supply yang mensupply daya pada CPU. Hal ini bisa terjadi misalnya karena macetnya atau matinya Kipas angin (fan) yang terdapat pada power supply, sehingga terjadi overheat pada komponen Power Supply itu sendiri. Apabila anda merasa curiga dengan performa Power Supply yang terpasang sebaiknya ganti dulu bagian power Supply ini dengan Power Supply yang terbukti berfungsi baik. Untuk keperluan komputer sekarang, sebaiknya pakailah sebuah Power Supply dengan daya minimal 530 Watt.

3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
Komputer sering restart sendiri juga bisa terjadi karena rusaknya bagian VGA Card yang terpasang pada slot AGP atau PCI. Biasanya VGA Card yang rusak akan terasa cepat panas pada bagian pendinginnya, selain itu tampilan gambar pada layar monitorpun menjadi rusak. Untuk itu apabila komputer Anda sering restart ada baiknya juga untuk mengecek komponen tersebut.

4. Komputer sering restart karena Hardisk bad sector
Sebuah hardisk yang rusak atau bahkan terdapat bad sector didalamnya dapat menjadi penyebab komputer menjadi hang, muncul pesan bluescreen of deadth atau komputer ga bisa booting dan me-restart terus. Untuk mencegah keruksakan sekaligus memperbaiki hardisk tersebut kita bisa menjalankan program scandisk/checkdisk, men-defrag hardisk secara teratur dan pastikan selalu mematikan komputer dengan menekan tombol shutdown.


5. Komputer sering restart karena RAM rusak
RAM yang rusak juga bisa menyebabkan komputer sering restart, hal ini pernah saya alami beberapa waktu yang lalu. Saat itu komputer selalu restart ketika dinyalakan meskipun saya telah memastikan tidak ada masalah dengan hardware yang lain, komputer tetap tidak bisa booting dan selalu restart meskipun masuk ke windows safe mode. Saya kemudian mengganti RAM yang terpasang, dan akhirnya komputer bisa berjalan normal kembali.

Demikianlah tentang beberapa penyebab dan cara memperbaiki komputer sering restart, semoga bisa membantu. Oh ya, bagi temen-temen yang membutuhkan ebook panduan tentang perawatan dan perbaikan komputer, silahkan download langsung ebook gratis berikut ini : "PC Maintenance Handbook - 2 Edition"

Cara Memperbaiki Komputer Sering Restart Sendiri bagian 1



Cara memperbaiki komputer restart sendiri. Komputer terdiri dari komponen hardware (ic, transistor, kapasitor, resistor, dioda dll) dan software, jika salah satu komponen rusak maka bisa membuat kerja komputer tergangu.

Salah satu kerusakan yang sering terjadi pada komputer adalah komputer restart sendiri yang pastinya bisa membuat kita jengkel terutama jika tugas belum selesai dan dokumen lupa di simpan. Berikut ini adalah beberapa penyebab komputer kadang restart sendiri:

1. Komputer sering restart karena Power Supply kekurangan atau kelebihan daya
Disinilah sumber daya untuk komputer diproses dari tegangan AC 220 Volt dirubah menjadi DC 3, 5, 12 Volt. Power Supply sering kekurangan daya terutama jika komponen kondensator yang melemah bahkan jebol. coba lakukan pengantian Power Suppy yang bagus karena demi menjaga komponen yang ada dalam motherboard.

2. Komputer sering restart karena Processor kepanasan
Beberapa penyebab Processor panas antara lain:  Logam pendingin yang kurang besar dan putaran kipas yang kurang cepat, komponen pendukung motherboard yang sudah kurang baik,  menumpuknya debu, kurangnya thermal paste karena sudah kering, kondisi ruang komputer dll.
Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi panas berlebih pada Processor: Tambah thermal antara IC Processor dengan logam pendingin, ganti pendingi dengan yang lebih besar dan ganti kipas jika putaranya sudah kurang sempurna, jangan menempatkan komputer ditempat yang terlalu panas, gunakan program monitoring temperatur contohnya CPUID Hardware Monitor

3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
VGA adalah komponen komputer yang tugasnya memproses data untuk ditampilkan di monitor kipas yang ada dalam VGA bisa kurang cepat putaranya sehingga IC cepet panas.

4. Komputer sering restart karena RAM kotor dan  rusak
RAM juga bisa menyebabkan komputer sering restart, jika berdebu copot dan bersihkan RAM dengan bensin tapi jangan mengunakan air karena setiap komponen komputer sangat takut dengan air terutama saat dialiri arus.

5. Komputer sering restart karena Hardisk error atau bad sector
Untuk mencegah kerusakan Hardisk adalah biasakan untuk selalu menekan tombol shutdown saat mematikan  komputer, jalankan program scandisk/checkdisk dan mendefrag secara teratur.